mayangkoto

my story, my life


Tinggalkan komentar

JKT48 3rd Senbatsu Sousenkyo

Tidak terasa satu tahun telah berlalu sejak sousenkyo JKT48 terakhir digelar. Tahun lalu acara ini digelar tanggal 2 Mei 2015. Pada tahun ini, acara digelar pada hari ini 7 Mei 2016. Masih ingatkah siapa saja yang meraih peringkat 32 besar tahun kemarin. Kalau terlupa, yuk dilihat lagi rekapnya di sini 🙂 . Nah pada tahun ini saya kembali membeli cd sebagai syarat agar bisa ikut voting. Kalau tahun kemarin saya membeli cd melalui website jkt48, maka tahun ini saya membeli cd melalui fanbase. Keuntungan membeli cd melalui fanbase adalah kita mendapatkan subsidi. Saya membeli cd pada fanbase haruka nakagawa @harugonfc. Harga cd resminya adalah Rp.70.000,- , fanbase ini memberikan subsidi sebesar Rp.20.000,-. Sehingga saya cukup mengeluarkan biaya Rp.50.000 untuk sebuah cd. Selain cd saya juga membeli music card haruka. Harga resmi adalah Rp.35.000, fanbase memberikan subsidi sebelsar Rp.15.000,- . Sehingga untuk satu music card saya cukup membeli seharga Rp.20.000. Akhirnya saya membeli sebuah cd album, dan dua buah music card. Dengan ketentuan tiket voting tidak diberikan kepada saya sebagai timbal balik atas subsidi yang diberikan. Buat saya tidak masalah karena tiket voting yang saya beli akan digunakan untuk memvoting oshi saya Haruka Nakagawa. Membeli cd via fanbase haruka harga awalnya kalau saya bandingkan lebih mahal dari fanbase member JKT lainnya. Tapi kemudian setelah batch pembelian cd kedua dibuka, harga cdnya turun jadi Rp.30.000,- ._. . Kalau tau harganya akan turun, saya beli cdnya pas batch kedua aja deh ._.  Tapi ya sudahlah bukan rezeki saya. Yuk diintip penampakan albumnya 🙂

Album ini bertitel Mahagita, berisikan 15 lagu.Lagi-lagi saya mendapatkan pp kinal. Tahun kemarin saya juga mendapatkan pp kinal, hmm. Album ini berisikan 2 lagu baru, dan lagu-lagu lain merupakan lagu-lagu hits jkt48 dan lagu-lagu yang sudah pernah dibawakan namun belum pernah masuk ke cd single. Yang paling saya suka adalah lagu pesawat kertas 365 hari (365 Nichi no Kamihikouki), only today, alasanku maybe (iiwake maybe), dan lap time masa remaja (seishun no lap time) .

Setiap pembelian cd mendapatkan satu kertas voting yang memiliki 6 suara. Music card memiliki 3 suara, selain membeli cd dan music card, serial voting juga bisa didapat dengan menonton teater, menjadi member official, dan sms. Untuk sms saya hanya menyumbang 2 suara saja. Dikarenakan sakit dan harus dirawat terpaksa tidak bisa jor-joran memvote oshi via sms. Serial voting bahkan saya hibahkan ke fanbase supaya tolong dimasukkan ke web karena susah mengakses web lewat handphone.

Kembali ke sousenkyonya, pengumam tahap 1 dan 2 sudah dilangsungkan. Tahap 1 haruka ada di posisi 18 (under girls), tahap 2 namanya berada di posisi 12. Pada result nanti malam saya berharap dia berhasil #menjadilegend dan menjadi center senbatsu kali ini 🙂 , aamiin

Iklan


Tinggalkan komentar

[Mr.Mr MV review] Girls’ Generation berakting menjadi seorang suster impian di video klip terbaru mereka “Mr.Mr”

Artis K-pop yang tampil lebih dewasa setelah memenangkan YTMA.

Girls’ Generation adalah satu dari banyak bintang K-pop, dengan aura asia yang begitu kental dan wajah yang sangat imut yang membuat semua orang berkata -kami-tidak-bisa-untuk-tidak-mencintai-mereka- ini membuat girl grup yang terdiri dari 9 orang ini di peringat teratas diseluruh dunia.

Tampil dengan album baru yang dikemas sebagai mini album kali ini, mereka tampak terlihat lebih dewasa dan untuk musiknya sendiri terlihat lebih fokus. Pada MV yang baru saja dirilis, tampak bahwa mereka masih bisa tampil memukau dengan imej mereka yang kini telah tumbuh menjadi seorang wanita.

Secara visualisasi, mereka tampil lebih mewah dengan berakting sebagai suster yang dibalut seragam berwarna pink dan sedikit ‘bling-bling’. Pada video dengan seting kamar operasi yang lucu tersebut mereka terlihat sedang berusaha untuk menghidupkan kembali si ‘Mr.Mr’, dan jika dihubungkan dengan lirik lagunya adalah mereka mengharapkan agar si ‘mr.mr’ bisa mengutarakan akan kekhawatirannya akan hubungan mereka.

Ketika mereka tidak berperan menjadi seoranf dokter, mereka malah menampilkan tarian dengan apik disebuah arena parkir — mengingatkan akan single Jepang mereka “Bad Girl”– dan tarian di sebuah studio dengan backgroud putih dengan penampilan yang maskulin. Tidak seperti video musik artis Kpop kebanyakan mereka mencoba membuat terobosan baru. Jika pada lagu “I Got a Boy” mencoba untuk menampilkan kemampuan mereka menari dengan musik yang temponya berganti dengan sangat cepat, pada lagu ini GG mengedepankan korea mereka pada dance break dipertengahan lagu dan menunjuk Hyoyeon untuk mengeksekusinya.
Tidak lama setelah itu, sang ‘Mr.Mr’ tersadar dan tidak lagi menemukan para suster.

‘Mr.Mr’ tidak mengusung tema yang imut dengan bando kuping kucing atau rambut warna warni -meskipun kita bisa melihat Sunny rambutnya di kuncir kuda- Video klip ini malah bisa dibilang sebagai film pendek yang benar-benar memperlihatkan mereka (GG) telah tumbuh lebih dewasa. Girls’ Generation? rasanya ini lebih baik disebut sebagai Women’s Generation karena mereka masih mampu untuk tampil fantastik bahkan dengan penampilan yang lebih menarik dan mengesampingkan kesan yang imut-imut dan lucu.

Cr : billboard, http://www.billboard.com/articles/columns/k-town/5922876/girls-generation-plays-dreamy-nurses-in-mrmr-video-watch?utm_source=twitter

Indotrans : SONE Indonesia

 


Tinggalkan komentar

Seperti Apa Lagu ‘Mr.Mr’ Girls’ Generation? Ini Kata Produser Underdogs :

Seperti yang telah diungkapkan oleh pihak SM Entertainment, lagu ‘Mr.Mr’ Girls’ Generation diproduksi oleh Underdogs yang juga pernah memproduseri penyanyi-penyanyi populer seperti Justin Timberlake, Britney Spears dan Beyonce.

Baru-baru ini produser Underdogs melakukan wawancara dengan pihak Billboards. Thomas yang merupakan salah satu bagian dari Underdogs mengungkapkan, “Mr.Mr merupakan sebuah lagu pop yang ditambahkan beberapa genre urban. Cara mereka membuat video, cara mereka membuat koreografi, aku rasa elemen ritmenya sangat penting. Jadi kami ingin memberikan mereka rasa pop yang kuat agar publik bisa menikmatinya, tetapi juga memiliki rasa urban agar mereka bisa membuat video, sebuah video dengan perlakuan yang super, dan koreografinya.”

Ia menambahkan, “Kami adalah penggemar Girls’ Generation, kami tahu musik mereka dan mendengarkannya jauh sebelum kami memproduserinya. Bagian dari lagu sangat cocok dengan gaya bernyanyi mereka dan mereka juga bisa melakukan koreografi yang lebih spesifik. Ini adalah lagu tempo tinggi yang kami buat khusus untuk mereka.” Dikabarkan juga, ini bukan pertama kalinya Underdogs bekerja sama dengan SM Entertainment, sebelumnya mereka juga pernah memproduksi lagu TVXQ yang berjudul Viva.

Duo produser Underdogs Mason dan Thomas juga mengungkapkan bahwa Girls’ Generation telah melakukan rekaman lagu tersebut dalam 4 bahasa, yakni Inggris, Korea, Jepang dan China membuat lagu tersebut bisa dinikmati oleh siapa saja.

Terakhir, Underdogs memuji kemampuan Girls’ Generation dengan mengatakan, “Aku rasa Girls’ Generation bisa menjelajahi dunia. Penghargaan Youtube yang belum lama mereka dapatkan adalah sebuah bukti ukuran seberapa besar penikmat musik mereka dan berapa banya orang yang mendengarkan dan menonton mereka. Itu benar-benar gila.”

Apakah kalian sudah tidak sabar menantikan comeback Girls’ Generation?

Credit: KpopChart

via Korean Drama Indonesia


Tinggalkan komentar

The Underdogs Talk Producing New Girls’ Generation Single ‘Mr.Mr.,’ Working in K-Pop: Exclusive


With production credits on Justin Timberlake, Britney Spears and Beyonce records, the Underdogs have been a familiar production team to Western audiences for more than a decade. But they’ll soon make a big inroad in the K-pop scene after producing the new single by one of Asia’s biggest girl groups, Girls’ Generation.

On Feb. 10, the girl group dropped a 38-second teaser video featuring the nine members in a chilling, pink hospital set soundtracked by a crunchy, electro-pop/hip-hop-hybrid beat. News surfaced that the Underdogs had crafted the track and the production company’s CEOs Harvey Mason and Damon Thomas not only confirm it’s their work, but also speak exclusively to Billboard about the track and their upcoming projects — K-pop and beyond.

While Girls’ Generation’s latest single “I Got a Boy” (below), released in January 2013, got fans talking for its genre and tempo shifts, the Underdogs say “Mr.Mr.” will be less schizophrenic, with the teaser clip being a good indication of the new single’s sound.

“It’s a pop song with some urban influences,” Thomas says. “The way they do the videos, the way they do the choreography, I think the rhythmic element is very important. So we wanted to give them a strong pop record that people can really grab onto, but has that urban undertone so they can do the videos — with the crazy video treatments they do — and the choreography.”

And “Mr.Mr.” isn’t some Beyonce leftover: The track was personally crafted for the ninesome.

“We’re fans of Girls’ Generation, we know their music and we listen to what they’ve done before,” adds Thomas. “There’s parts of the song that suits their singing style and they can do specific choreography to… it’s an up-tempo record that we made specifically for them. We went over to Seoul and focused a couple of different acts. ‘Mr.Mr.’ was a record we put together for them.”

It’s not the first time the Underdogs have dipped into the K-pop world. Male duo TVXQ! enlisted them for an album track “Viva,” SaveFrom.net off their 2012 LP “Catch Me.” Plus, boy band SHINee released the Underdogs-produced “Symptoms” as a buzz track for its “Everybody” EP, released last October. Both acts, along with Girls’ Generation, are under South Korean super-label SM Entertainment who have a special business relationship with the Underdogs.

SHINee Unveil ‘Symptoms,’ Produced By the Underdogs: Listen

“SM tells us who they’re looking for songs for,” explains Thomas. “We made a couple trips to Seoul before and [‘Mr.Mr.’] was on one of the trips… we just try to make records that would be applicable for that group. We have some very exciting records that are being recorded.”

The duo further explains their process, adding, “We work with a Korean translation. We do the full record, we write it completely in English, sing demo and give them the vocal arrangement. Then there’s a Korean translator that translates it to sound cool and still relevant in Korea.”

Mason and Thomas add they are confident in the act’s international charm (the girls have recorded in English, Korean, Japanese and Chinese) can make the track appealing to non-speakers. “I think just Girls’ Generation appeals across the board and across the world,” Mason says. “The YouTube Award they just won is a testament to the size of their audience and how many people are listening and watching. It’s crazy.”

While Girls’ Generation fanaticism has impressed them, the duo also shows love for the overall Korean music industry

“We really enjoy working on the K-pop stuff because it allows you to be so creative,” Thomas reflects. “They are very open-minded about their music and it’s not as genre-specific as, a lot of times, American artists are. You can just really be creative, really try things and think outside the box musically. The sections in their songs can all be different, the lyrics can say unique things, it’s refreshing to work on artists like that.”

“Mr.Mr.” is set to drop via its new music video soon. The Underdogs say they have only seen some footage of the visual. A new album is said to follow days after the single premiere.

Meanwhile, the Underdogs have been working on Usher’s new album, the Mick Jagger-produced James Brown biopic and are in talks to work on the second “Pitch Perfect” soundtrack.

======================

The Underdogs Bicara Tentang Produksi Single Terbaru Girls’ Generation ‘Mr.Mr.’ Bekerja pada K-Pop: Eksklusif

Dengan kredit produksi rekaman pada Justin Timberlake, Britney Spears dan Beyonce, The Underdogs telah menjadi tim produksi akrab bagi penonton Barat lebih dari satu dekade. Tapi mereka akan segera membuat penjebolan besar dalam K-pop setelah memproduksi single baru oleh salah satu kelompok gadis terbesar di Asia, Girls’ Generation.

Pada tanggal 10 Februari, kelompok gadis tersebut menjatuhkan video teaser 38 detik yang menampilkan sembilan anggota yang mengerikan, lokasi rumah sakit berwarna pink yang renyah dan beat electro-pop/hip-hop-hybrid. Berita tentang Underdogs yang telah membuat trek dan CEO perusahaan produksi, Harvey Mason dan Damon Thomas tidak hanya mengkonfirmasi pekerjaan mereka, tetapi juga berbicara secara eksklusif kepada Billboard tentang lagu dan proyek-proyek K-Pop mendatang mereka dan sekitarnya.

Sementara single Girls’ Generation terbaru “I Got a Boy” dirilis pada Januari 2013 membuat penggemar berbicara tentang pergeseran genre dan tempo, The Underdogs mengatakan “Mr.Mr.” akan sedikit skizofrenia dengan klip teaser yang baik dari suara single terbaru.

“Ini adalah lagu pop dengan beberapa pengaruh perkotaan”, kata Thomas. “Cara mereka membuat video, cara mereka melakukan koreografi, saya pikir unsur irama sangat penting. Jadi kami ingin memberi mereka catatan pop yang kuat yang membuat orang benar-benar dapat meraihnya namun memiliki nada urban sehingga mereka dapat melakukan video dengan pelayanan video gila yang mereka lakukan dan juga koreografi”

Dan “Mr.Mr.” bukan lagu Beyonce yang tersisa: lagu ini secara pribadi dibuat untuk ninesome tersebut.

“Kami penggemar Girls’ Generation, kami tahu musik mereka dan kami mendengarkan apa yang telah mereka lakukan sebelumnya”, tambah Thomas. “Ada bagian dari lagu yang sesuai dengan gaya bernyanyi mereka dan mereka dapat melakukan koreografi khusus, tempo yang kami buat khusus untuk mereka. Kami pergi ke Seoul dan fokus beberapa tindakan yang berbeda. ‘Mr Mr’ adalah rekaman kami yang menyatukan mereka”.

Ini bukan pertama kalinya The Underdogs mencelupkan diri ke dalam dunia K-pop. Duo pria, TVXQ! telah dibuatkan track album “Viva” dalam album LP mereka “Catch Me” dan boyband SHINee merilis track yang diproduksi oleh Underdogs “Symptoms” sebagai lagu buzz untuk album EP “Everybody” yang dirilis Oktober lalu. Kedua Grup bersama Girls’ Generation yang berada di bawah super-label Korea Selatan, SM Entertainment memiliki hubungan bisnis khusus dengan Underdogs.

“SM memberitahu kami mereka sedang mencari lagu” jelas Thomas. “Kami membuat beberapa perjalanan ke Seoul sebelum dan berada dalam perjalanan [‘ Mr.Mr.’]… kami hanya mencoba untuk membuat rekamann yang akan berlaku untuk kelompok itu. Kami memiliki beberapa rekaman sangat menarik yang sedang direkam”.

Duo ini lebih lanjut menjelaskan proses, mereka menambahkan “Kami bekerja dengan terjemahan Korea. Kami melakukan rekaman penuh, kami menulis sepenuhnya dalam bahasa Inggris, menyanyikan demo dan memberi mereka susunan vokal. Lalu ada penerjemah Korea yang menerjemahkannya yang terdengar keren dan masih relevan di Korea”.

Mason dan Thomas menambahkan mereka yakin pesona internasional itu (gadis-gadis telah merekam dalam bahasa Inggris, Korea, Jepang dan Cina) dapat membuat track menarik bagi non-speaker. “Saya pikir hanya Girls’ Generation yang dapat dibandingkan di seluruh papan dan seluruh dunia”, kata Mason. “Penghargaan YouTube yang mereka menangkan merupakan bukti ukuran penonton mereka dan berapa banyak orang yang mendengarkan dan menonton. Ini gila”.

Sementara fanatisme Girls’ Generation telah membuat mereka terkesan, duo ini juga menunjukkan cinta untuk industri musik Korea secara keseluruhan.

“Kami benar-benar menikmati bekerja dalam K-pop karena memungkinkan anda untuk menjadi sangat kreatif”, Thomas mengungkapkan. “Mereka sangat berpikir terbuka tentang musik mereka dan itu bukan genre secara spesifik, banyak sekali seniman Amerika berada disana. Anda dapat benar-benar menjadi kreatif, benar-benar mencoba hal-hal dan berpikir di luar kotak musik. Bagian-bagian dalam lagu-lagu mereka semua bisa berbeda, lirik bisa mengatakan hal-hal yang unik, itu menyegarkan bekerja pada seniman seperti itu”

“Mr.Mr.” ditetapkan melalui video musik baru segera. The Underdogs mengatakan mereka hanya melihat beberapa cuplikan dari visual. Sebuah album baru dikatakan menyusul beberapa hari setelah premier perdana.

Sementara itu, The Underdogs telah bekerja pada album baru Usher, Mick Jagger, memproduksi biografi James Brown dan sedang dalam pembicaraan untuk bekerja pada soundtrack kedua “pitch perfect”.

cr http://www.billboard.com/articles/columns/k-town/5901242/the-underdogs-talk-producing-new-girls-generation-single-mrmr
trans by SNSDIndoUpdate


Tinggalkan komentar

Mengapa YG Entertainment ‘menantang’ SM Entertainment?

[NEWS] Mengapa YG Entertainment Menantang SM Entertainment? Sebuah pemikiran dari CEO YG, Yang Hyun Suk
Apa alasan di balik tantangan terbaru YG Entertainment kepada SM Entertainment?
Banyak fans heran mengapa YG Entertainment memutuskan untuk ‘melawan arus’ dengan merilis album terbaru 2NE1 di hari yang sama dengan perilisan mini album Girls’ Generation yang sangat ditunggu-tunggu. Melihat banyak perusahaan entertainment lain yang berusaha menghindari satu sama lain untuk mengurangi persaingan, pilihan CEO YG Yang Hyun Suk malah membuat fans kebingungan.
Ada kepercayaan diri yang nampak pada suara Yang Hyun Suk ketika beliau berbicara mengenai album terbaru 2NE1. Beliau menjelaskan, “Kami telah meluncurkan banyak single dan mini album 2NE1 tetapi ini pertama kalinya kami merilis sebuah album dengan track yang benar – benar baru dan lagu – lagu ciptaan sendiri.”
Namun pertanyaan itu tidak dapat terjawab dengan hanya “kepercayaan diri” saja saat menantang SM Entertainment dan grup nomor satu milik mereka, Girls’ Generation.
YG memutuskan untuk membuat gebrakan.
SM Entertainment pun tidak terpengaruh terhadap tantangan ini. Mereka tetap lanjut mempromosikan lagu baru “Mr. Mr.” dengan meluncurkan teaser dari lagu tersebut. Tentu saja, dengan adanya berita comeback 2NE1 yang juga terjadi dalam waktu yang sama, pusat perhatian yang seharusnya hanya untuk Girls’ Generation kini harus dibagi dengan 2NE1.
Skenario musik K-Pop kini membutuhkan sebuah comeback penyanyi solo atau group untuk mendominasi penampilan di minggu pertama dan kedua dari comeback mereka dengan tujuan untuk meneruskan grup lain yang sedang tampil saat ini. Ini tidak wajar melihat dua perusahaan entertainment terbaik mengeluarkan trik-trik mereka, termasuk kemunculan di TV dan variety show, selama 2 minggu pertama.
Berdasarkan fakta bahwa Girls’ Generation merilis “Mr. Mr.” pada atau sekitar tanggal 19 Februari, sementara 2NE1 dijadwal untuk merilis MV mereka pada tanggal 28 Februari dan debut lewat konser mereka pada keesokan harinya, yaitu tanggal 1 Maret.
Ini mungkin menjadi faktor yang menentukan siapa yang lebih dahulu dicintai, tapi itu tidak dipedulikan oleh SNSD dan 2NE1 karena mereka adalah group yang dikenal karena popularitasnya yang stabil.
Girls’ Generation tidak akan hilang hanya dengan 1 minggu kesuksesan, dan 2NE1 tidak akan tenggelam hanya karena mereka memulai 1 minggu setelahnya. Bagian menarik yang akan terjadi adalah saat mereka akan hadir di acara musik yang sama. Siapa yang akan mendapat peringkat pertama? Itu yang menjadi pertanyaannya.
Jadi apakah ini adalah sebuah taruhan Yang Hyun Suk atas apa yang beliau lakukan? Ya, namun 2NE1 tidak pernah melampaui Girls’ Generation jika dia mengadu mereka.
YG mendapatkan 1 musim yang benar – benar mengecewakan tahun lalu saat kuarter ketiga evaluasi keuangan mereka berada di bawah standar. Mereka tidak mampu untuk menarik hati para investor dengan kekuatan mereka sendiri. Banyak investor yang mulai meninggalkan YG karena banyak orang yang berasumsi bahwa YG akan mengalami kerugian di kuarter ke 4.
Itu berarti Yang Hyun Suk harus melakukan sesuatu yang ekstrim untuk menjaga investor mereka dan membawa banyak orang untuk berinvestasi di perusahaan tersebut.
Ini tidak mudah untuk menggulingkan pertahanan Girls’ Generation yang telah memiliki panggung K-Pop. Mereka adalah girl group yang paling populer dan yang terlama di Korea. Mereka mendapatkan perhatian kemanapun mereka pergi.
Tentu hal ini akan menolong 2NE1. Tidak hanya akan menerima publisitas secara gratis, namun 2NE1 memiliki kesempatan yang besar untuk menggulingkan Girls’ Generation dari dominasi mereka. Hanya dengan mengikuti Girls’ Generation akan membawa mereka kepada pusat perhatian.
Jika mereka mampu melampaui Girls’ Generation, langit hanyalah batasan bagi mereka. Mereka akan mengakhiri “kekuasaan” SM Entertainment yang telah memiliki panggung idol terbesar selama 20 tahun.
Kesuksesan 2NE1 tentu akan berpengaruh kepada para investor.
Inilah beberapa alasan mengapa pertarungan SM dan YG terasa begitu spesial. Apakah CEO SM Lee Soo Man memiliki sesuatu rahasia? Dengan konsekuensi yang ada, yang pasti 2 grup ini sedang menyiapkan album comeback mereka.
http://soshindonesia.com/2014/02/mengapa-yg-entertainment-menantang-sm-entertainment/

via SONE Indonesia


Tinggalkan komentar

‘Mr.Mr,’ will be released at noon on the 19th.

Mr.Mr.’ is a dance song with a r&b sound that stands out. The song is the work of the producer team, The Underdogs, that has also worked with Beyoncé, Bieber, and Chris Brown in the past.

‘Mr.Mr,’ will be released at noon on the 19th.

‘Mr.Mr.’ adalah sebuah lagu dance dengan kesan RnB yang menonjol. Lagu ini merupakan karya dari tim produser, The Underdogs, yang dulunya juga bekerja sama dengan Beyonce, Bieber, dan Chris Brown

‘Mr.Mr,’ akan dirilis pada siang hari tanggal 19.

http://m.heraldbiz.com/view.php?ud=20140212000191
eng.Trans by ch0sshi
Indo.Trans by SONE Indonesia


Tinggalkan komentar

Girls’ Generation Recognized as First Korean Girl Group to Rank Twice at #1 on Oricon Weekly Chart

Girls’ Generation’s third Japanese album, “LOVE&PEACE“, recently ranked first on Oricon’s December 23rd weekly album chart by totaling 129,000 sales. Girls’ Generation’s self-titled debut Japanese album, released in June of 2011, also ranked first in the weekly album chart, making Girls’ Generation the first Korean girl group to have two albums place first on a weekly album ranking, surpassing KARA.

The successful “LOVE&PEACE” album totals twelve songs, including past singles such as “GALAXY SUPERNOVA” and “LOVE&GIRLS”, while also debuting six new songs. Meanwhile, Girls’ Generation’s third Japan tour will begin next April, and the girls’ “Märchen Fantasy” concert for “SMTOWN Week” will take place this Sunday on December 22nd.

Sources: oricon.co.jp, wowtv.co.kr
Written by: kt9823@soshified
Contributors: arghninja@soshified, ch0sshi@soshified
Edited by: bhost909@soshified, moonrise31@soshified
http://www.soshified.com/2013/12/girls-generation-recognized-as-first-korean-girl-group-to-rank-twice-at-1-on-oricon-weekly-chart

Girls’ Generation Diakui sebagai kelompok gadis korea pertama yang menempati peringkat pertama sebanyak 2 kali di Oricon Weekly Chart

Album jepang ketiga Girls’ Generation “LOVE & PEACE”, baru-baru ini menempati peringkat pertama pada Chart Album Mingguan Oricon 23 Desember dengan total penjualan sebanyak 129.000. bertajuk “Girls’ Generation” album debut Jepang pertama yang dirilis pada bulan Juni 2011 juga menempati peringkat pertama di chart album mingguan, menjadikan Girls’ Generation sebagai kelompok gadis Korea pertama yang memiliki dua album yang berada pada peringkat pertama di peringkat album mingguan, melebihi KARA.

Keberhasilan Album “LOVE & PEACE” dengan total dua belas lagu, termasuk single terdahulunya seperti “GALAXY SUPERNOVA” dan “LOVE & Girls”, dan mengeluarkan enam lagu barunya. Sementara itu, Girls’ Generation juga akan menggelar tur Jepang mereka yang ketiga dan akan dimulai pada April mendatang, selain itu , Girls’ Generation akan menggelar konser bertajuk “Märchen Fantasy” sebagai bagian dari “SMTOWN Week” yang akan berlangsung pada hari minggu ini tanggal 22 desember.

Indo. Trans by SONE Indonesia