mayangkoto

my story, my life


6 Komentar

Brooklyn Bag

Pagi ini happy sekali 😀 . Selain berhasil menyelesaikan sebuah tas yang saya idam-idamnya. Juga happy karena sesuatu, yang sebetulnya saya harusnya belum boleh happy untuk sesuatu ini. Karena masih belum pasti. Tapi walau bagaimanapun tetap happy dan merasa bersyukur sekali kepada Tuhan 🙂 Baca lebih lanjut


Tinggalkan komentar

Side Job

Ehmm, dibilang kerja sambilan sih sebetulnya gak juga. Cuma ingin dapat penghasilan di luar pekerjaan saat ini yang tidak menguras energi, tidak menyita waktu terlalu banyak.  Jadi bulan september yang lalu saya nekad nih jadi online shop 😀 . Ceritanya saya buka pre order untuk barang-barang keperluan jahit-menjahit (Yang penasaran, silahkan lihat albumnya di fb saya 😀 ). Ini po full transfer di depan + ongkir. Jadi gak ada resiko buyer kabur pas barangnya sampai. Tapi tapi, saya kok jadi berasa dikejar rentenir gitu. Perkiraan saya, barang nyampe sebulanan. Tapi ternyata perkiraan saya meleset, bahkan barangnya ada yang baru kemaren sampai 😦 . 2 bulan menanti barangnya baru sampai. Gimana gak berasa dikejar rentenir coba 😀 . Yang pesen udah nanyain barangnya udah ready apa belum. Yang saya takut, saya disangka penjual yang tidak amanah kan. Padahal semua orderan barangnya sudah saya pesan. Emang kendala di pengiriman ke Indonesia sih. Tapi ahamdulillah, semua orderan customer barangnya sudah sampai. Jadi saya merasa sudah tidak was was lagi. Jadi bisa happy bikin artikel ini 🙂

Saya jualannya gak promosi di wall sendiri. Cuma sekali bikin status di dua grup jual beli bahan craft. Alhamdulillah ada yang berminat. Ada yang sekedar tanya-tanya, terus pas saya jawab panjang lebar gak ada balasan lagi 😀 . Ada juga yang serius. Ada yang sudah mau transfer, katanya mau transfer besok, ditanya lagi jawabnya besok. Tapi masih belum transfer juga ya sudah. Kalau saya tanyain lagi kesannya saya nyinyir. Ya udah deh, kalau rezeki mah gak kemana 😀 .

Dan Alhamdulillah, ada beberapa yang serius untuk memesan dan sudah menransfer pembayarannya. Terus saya bikin status isinya kurang lebih berterima kasih untuk yang sudah ikut po, barangnya sudah dipesankan; terus yang belum transfer mohon maaf orderannya tidak bisa saya pesankan. Setelah buat status seperti itu ada yang minta maaf belum bisa transfer karena lagi ada kendala. Akhirnya beberapa waktu kemudian ditransfer, ada juga yang tetap gak peka. Ya bukan rezeki saya itu 😀 . Walaupun demikian saya bersyukur ada yang berminat. Saya sampai berdoa sama Allah sebelum saya buka po , ” Ya Allah, seandainya hanya 1 orang yang berminat, hamba tetap bersyukur dan merasa senang” 😀 . Sampai segitunya saya berdoa 😀 , ternyata Allah kasih beberapa peminat, bukan cuma 1, Alhamdulillah 🙂 . Walaupun keuntungannya tidak banyak, tapi bisa buat beli beberapa keperluan craft :D.

Ke depannya, rencananya saya mau stok barang saja. Gak semua yang ada di album saya mau stok, yang memang banyak dipesan aja 😀 . Barangnya sudah ready, baru saya lepas. Gak siap mental nih ditanyain, padahal cuma ditanyain barangnya sudah sampai apa belum. Cuma saya merasa bersalah aja gitu. Soalnya uangnya kan sudah saya terima. Soal harga, Insya Allah murah. Boleh dibandingkan dengan ols lain 🙂 . Kalau ada yang tertarik silahkan inbox saya. Cari saja nama asli saya di facebook (ceritanya promosi tapi tidak mau promosi 😀 )


22 Komentar

Another Hobobag

Hari minggu saya manfaatkan untuk menyelesaikan sebuah tas. Gak tau namanya apa, soalnya pakai bahasa mandarin sih. Tapi dari modelnya sepertinya sih ini hobobag juga. Pola dan tutorial saya lihat dari buku ini. Ini termasuk tas yang gampang dibuat bahkan oleh pemula. Kesulitannya saya rasa cuma di pemasangan bisban saja. Kalau saya, karena ini kali pertama pasang bisban jadi ya masih belum rapi hasilnya hehehe. Tapi tetap kecelah hasilnya 😀

14581579_1154007938015560_1613592406615877458_n

Cakep gak? hehehe. Outernya pakai katun sprei, inner katun juga, tapi tidak tahu jenisnya apa. Bisbannya dari katun polkadot. Tidak pakai resleting, hanya pakai kancing magnet. Maafin ya, saya lupa foto dalamnya seperti apa. Di dalamnya ada kantong berkaret di satu sisi badan tas, dan di sisi-sisi gussetnya ada kantong kecil di kiri dan kanannya. Sudah mirip seperti aslinya belum :

13532824_1070577353025286_4825254332699470434_n

Itu, yang di sebelah kanannya 😀 . Aslinya untuk outer itu pakai 2 warna/motif kain. Tapi saya malas, soalnya harus cari kombinasi motif dan warna yang pas, itu bikin pusing. Kalau bikin tas sih sesuai kreasi kita aja. Gak perlu terlalu ikutin model aslinya seperti apa. Kadang alat dan bahan yang kita miliki terbatas, jadi kita ya musti kreatif memanfaatkan apa yang ada 🙂

 


Tinggalkan komentar

Hobo Bag

Untuk pertama kalinya saya ikutan program Craftalova Sew Along yang diadakan Craftalofa Fabric Club setelah sekian lama bergabung di sana. Kali ini ada yang menyelenggarakan sew along hobo bag yang cocok sekali untuk pemula. Oke, saya putuskan ikut daftar. Nanti tanggal 14 – 21 oktober ada parade tas-tas yang sudah dikerjakan di grup. Alhamdulillah saya berhasil menyelesaikannya tadi malam ^_^

14492430_1146048928811461_6632275817630482669_nMaterial yang dibutuhkan :

-Kain untuk outer, pilih kain yang lemas dan tipis seperti katun atau linen. Jangan menggunakan kain tebal seperti kanvas.
-Kain untuk inner, saya pakai katun juga
-Viselin, untuk pelapis inner dan handle
-m10 untuk pelapis outer
-busa angin untuk batting outer supaya tasnya kokoh berdiri
-resleting uk 5 50-60 cm, saya pakai 50 cm aja
-kancing jepret/magnet tanam, kalau di tutorialnya pakai, saya tidak pakai 😀
-Kalau mau pakai tali panjang bisa ditambahkan juga, ini opsional saja. Saya tidak pakai tali panjang
-Jarum mesin saya pakai no 14

Pola dan tutorial bisa dicek di grup facebook Craftalova Fabric Club ya. Karena grupnya tertutup jadi kalau tidak gabung ke grupnya tidak akan bisa lihat tutorialnya. Silahkan gabung dulu, terus intip-intip deh beraneka macam album tutorial yang ada di sana 🙂

Sekilas pengenalan bahan mungkin ada yang bertanya-tanya apa itu viselin, apa itu m10, dll. Viselin adalah pelapis kain yang berfungsi menahan kain waktu dijahit supaya kain tidak brudul, tidak terlalu tipis. Viselin ini tipis, di satu sisi berperekat. Cara pakai dengan menyeterika bagian yang berperekat ke bagian buruk kain. M10 seperti viselin juga, berperekat di satu sisi, cara pakai juga sama. Cuma kalau viselin seratnya tipis, seperti kapas, mudah sobek. Kalau m10 lebih tebal, seperti kain. Saya saat ini tidak punya m10, adanya m33 jadi saya paki m33 saja untuk pelapis outernya, oke juga kok 🙂 . Kalau busa angin itu yang biasanya untuk bed cover, kan pakai busa, nah biasanya itu pakai busa angin. Saya beli yang tipis saja, Rp.11.000,- semeter.

Saya kerjakan si hobo bag ini selama 3 malam 😀 . Rabu saya coba buat tapi ternyata kehabisan busa angin, jadi harus beli dulu. Kamis sudah hampir selesai, tinggal jahit tindas dan pasang kepala resleting beserta penutupnya. Tapi sudah terlalu larut, jadilah jumat malam berhasil diselesaikan 🙂 .

Untuk pemula proyek ini lumayan gampang. Tasnya besar, kalau mau bawa muatan banyak cocok nih 😀 . Agak sedikit tricky untuk menjahit tindas pas di bagian lengkungan-lengkungannya. Selain itu sepertinya tidak ada yang sulit 🙂 . Sekarang saya juga sepertinya lebih tenang waktu menjahit. Kayaknya sudah lebih mengenal si janome tercinta 🙂 . Ada insiden dedel mendedel juga sedikit, supaya hasil lebih baik tentunya 🙂 . Pas jahit tindas agak melenceng-lenceng sedikit, diluar itu sih sudah oke semua. Semoga ke depannya, hasil jahitan saya lebih baik lagi 🙂

Happy Weekend 🙂