mayangkoto

my story, my life

Meletusnya Pempek Dos ketika Digoreng

4 Komentar

Saya lagi rajin berkutat di dapur. Entah itu bikin kue atau camilan berupa goreng-gorengan. Karena saya suka pempek (terutama kuah cukonya 😀 ) . Jadi saya belajar buat bikin pempek sendiri. Tapi bukan pempek ikan palembang. Pempek versi murahnya aja alias pempek dos. Saya sebelumnya udah pernah bikin pempek dos menggunakan resep dari Asahid dan Teh Yung

Pakai resep ini, susah membentuk pempeknya. Pempek kapal selamnya pas direbus jadi bocor-bocor 😀 . Soalnya kalau menggunakan resep ini, tepung tapioka tidak usah terlalu dicampur dengan adonan biangnya. Ya walhasil lengket sana sini. Tangan dibalur minyak pun gak mempan buat ngebentuk adonannya. Tapi rasanya enak kok, dan pempeknya tidak alot. Kuah cukonya juga enak, saya selalu pakai resep kuah cukonya untuk berbagai keperluan. Kalo sudah cocok sama satu resep biasanya susah buat berpaling ke resep lain hehehe

Nah berhubung punya pengalaman susah membentuk adonan dengan resep pempek dos dengan resepnya teh yung, saya pun mencari resep pempek dos yang lain

Kemarin saya mencoba resep pempek dosnya mbak peggy

Sepertinya gampang, karena adonannya dimikser. Adonannya seperti berpasir, tidak lengket. Jadi gampang dibentuk. Oke saya mau coba resep yang ini.

Sewaktu memasak adonan biangnya, adonan saya sepertinya terlalu encer, kurang pekat. Soalnya saya takut, kalau dimasak terlalu lama nanti adonannya malah nempel menjadi kerak di dasar panci. Padahal saya aduk terus, tapi adonan tepung begini memang gampang sekali menggumpal di dasar panci. Daripada nanti berabe ya lebih baik saya angkat saja. Dan benarlah, sewaktu adonan biang ditambah dengan tapioka, adonannya keenceran 😀 . Ya saya tambah lagi tepung tapiokanya. Mikser lagi hingga bisa dibentuk dengan tangan. Beres membuat adonan, saatnya merebus. Waktu percobaan merebus pertama, pempek saya nempel semua di dasar adonan. Saya bingung, soalnya airnya sudah mendidih lama, tapi si pempeknya tidak mengapung juga. Sewaktu saya kerok dasar panci, baru deh mengapung semua pempeknya.

Dan terjadilah drama sewaktu menggoreng pempeknya. Pempeknya meletus balon hijau, hatiku sangat kacau. Panik? iya, takut? iya dong. Tapi saya berhasil menguasai diri. Saya yang masak, jadi kalau terjadi apa-apa ya semuanya tanggung jawab saya.

Sewaktu saya membuat pempek dari resep teh yung tidak ada drama pempek meletus. Tips dari si teteh supaya pempek tidak meletus sewaktu digoreng dengan menambah sedikit tepung tapioka pada minyak goreng sudah saya lakukan. Dan hasilnya semua pempek selamat sewaktu digoreng. Tidak ada yang meletus satupun

Nah sewaktu mencoba resep yang baru ini, pempeknya saat menggoreng pertama kali sudah meletus. Langsung saya matikan api. Api sudah matipun pempeknya masih meletus juga. Padahal sebelum menggoreng saya sudah menambahkan tepung tapioka. Untuk kloter selanjutnya saya menggoreng menggunakan api paling kecil plus tapiokanya ditambahkan lagi. Tetap meletus 😀 , bahkan ada yang sudah diangkat dan ditiriskan pun masih meletus. Paling parah sewaktu menggoreng pempek kloter terakhir sewaktu saya mematikan kompor. Pempeknya meletus dan minyaknya bercipratan kemana-mana. Saya yang sedang duduk di depan kompor sudah pasti kena dampaknya 😀 . Tangan dan paha kanan kiri kena cipratan minyak panas. Paling parah tangan dan paha sebelah kanan. Nyeri, pedih, untungnya sih tidak ada yang sampai melepuh

46880967_1974067592676253_5382569314471641088_n

Jadi setelah meletus pempeknya jadi merekah seperti yang terlihat pada foto di atas. Dan pagi ini saya mencoba mencari tahu kenapa pempek bisa meledak sewaktu digoreng. Bukan pempek dos saja yang bisa meledak. Pempek ikan, cireng, dll yang mengandung kandungan tapioka tinggi gampang meletus kalau digoreng. Padahal kalau dapat oleh-oleh pempek palembang sewaktu digoreng tidak pernah sampai meletus. Makanya saya heran juga kenapa kali ini ada drama pempek meletus segala

Setelah saya cari tahu, berikut beberapa tips untuk menggoreng pempek dos dan pempek ikan :

  • Minyak tidak boleh terlalu panas. Api kecil saja, kalau dirasa minyak sudah mulai terlalu panas segera matikan api. Walaupun menggunakan api kecil, lama kelamaan suhu minyak akan meningkat. Boleh juga pempek langsung dimasukkan ke dalam wajan sebelum minyaknya panas
  • Potong-potong dahulu pempek sebelum digoreng untuk meminimalisir kemungkinan pempek meletus
  • Tidak boleh memasukkan terlalu banyak pempek ke dalam wajan untuk digoreng

Sepertinya juga tidak disarankan menggoreng pempek terlalu lama. Konon katanya kalau orang Palembang menggoreng pempek, tidak pernah sampai kuning keemasan. Mungkin ini juga salah satu cara untuk meminimalisir agar pempek tidak meledak ketika digoreng

Saya kan cuma bikin pempek versi lenjer, adek saya bikin versi bulat-bulat. Dua-duanya digoreng utuh tanpa di potong-potong terlebih dahulu dan dua-duanya tetap meletus. Padahal dulu waktu saya bikin pempek dos resep teh yung, pempeknya besar-besar saya buat. Sewaktu digoreng tidak dipotong-potong dulu lo sebelum digoreng. Dan digoreng dengan api sedang, tidak pengaruh. Makanya saya heran sekali, kenapa kali ini pempeknya bisa meletus. Mungkin saya goreng pempeknya kebanyakan ya dalam satu wajan, hmm.

Kalau teman-teman bagaimana? Sudah pernah mencoba membuat pempek? Atau pernah mengalami pempek yang meletus ketika digoreng?

Iklan

Penulis: mayang koto

Crafter and gardener

4 thoughts on “Meletusnya Pempek Dos ketika Digoreng

  1. Hai Mayang, aku belum pernah bikin pempek. Pengen sih, cuma selama ini kupikir perlu bahan ikan membuatnya, eh kuliat video reggy ga pakai ikan, pakai isi telur bisa, jd kepengen bikin 😀 . Klo meletus ditutup aja pengorengannya atau goreng pakai panci 😀 .

    Suka

  2. Andalanku kalau pempek dos ini pake resep dari Rasamasa (di YouTube). Pas banget adonannya dan pas digoreng pun ga meletus2. Dulu sering bikin, tapi sekarang males. Akhirnya beli haha.

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s