mayangkoto

my story, my life

(Lagi) Roman Picisan The Series

Tinggalkan komentar

Yap, Roman Picisan produksi MNC Pictures adalah sinetron yang paling booming di dunia maya saat ini. Utamanya instagram dan youtube. Tengok deh video-video cuplikan roman picisan yang diunggah oleh RCTI di akun youtube mereka. Banyak yang tembus di atas 100ribu penayangan. Namun, walaupun sukses besar di dunia maya, masih belum diimbangi dengan kesuksesan secara rating. Sinetron ini dibintangi oleh Arbani Yasiz sebagai Roman dan Adinda Azani sebagai Wulandari. Untuk sinopsis dan sedikit review dari penonton lain bisa cek postingan Rinhardi Aldo ini. 

Feedback untuk sinetron ini positif sekali, dengan cerita yang bisa dibilang berbeda dengan kebanyakan sinetron Indonesia saat ini yang bergenre konflik rumah tangga atau cerita kehidupan sehari-hari. Membuat sinetron ini digemari para remaja dan kawula muda (soalnya saya masih muda, tapi udah gak remaja lagi deng wkwkwk). Satu aja sih kelemahannya, jam tayangnya. Padahal penontonnya rata-rata anak sekolahan, anak kuliahan, atau para karyawan yang umumnya pada saat sinetron ini tayang masih belum di rumah (termasuk saya). Tapi walaupun gak bisa lihat tv bukan berarti tidak nonton lo. Saya aja bela-belain streaming tanpa suara (secara masih ngantor gitu lo) sebentar. Yang lain juga banyak yang bela-belain streaming. Termasuk para ekspatriat Indonesia di luar negeri. Baca-baca di instagram ada yang di hongkong, australia nonton sinetron ini secara streaming, keren 😀

Btw, mungkin ada yang belum tahu dengan Arbani Yasiz dan Adinda Azani sebagai tokoh utama sinetron ini. Si Arbani Yasiz ini ternyata sempat main film bangun lagi dong lupus. Pernah lihat liputannya di infotainment, tapi kok si bani ini gak kerekam dalam memori saya ya 😀 . Bani dan Dinda sapaan akrab mereka, ternyata cukup sering wara-wiri di tv. Si Dinda sering banget main ftv dan pernah membintangi beberapa judul sinetron juga. Demikian halnya dengan Bani. Dan mereka juga udah sering 1 produksi bareng. Tapi sayang, saya gak pernah tau sama mereka. Karena gak pernah nongol di RCTI sih hehehehe. Tapi semua berubah, sejak mereka berdua main di Roman Picisan The Series. Nama mereka sekarang melambung. Si bani aja sekarang followers instagramnya tembus sejuta. Chemistry mereka berdua di sinetron ini t.o.p b.g.t. Dinda Bani aktingnya keren, salut deh. Karena chemistry yang kuat sekali ini, banyak yang jodohin mereka (bukan saya lo). Berharap mereka berdua jadian beneran di dunia nyata, padahal mah si Dindanya udah punya pacar. Kasian si Dinda, banyak yang doain putus sama pacarnya supaya bisa jadian sama Bani.

Para pemain lain juga gak kalah keren. Persaingan untuk mendapatkan cinta wulan dan roman juga seru banget. Cerita kekompakan mereka sebagai anak sekolahan juga klop. Yang paling ngenes dari sinetron ini mungkin cuma ratingnya. Di episode-episode awal penayangannya, sinetron ini sempat berhasil menduduki rating ke-3. Tapi ratingnya jadi turun sejak sinetron sinemart mulai tayang di SCTV. Ini yang bikin gagal paham. Apa karena memang segmentasi sinetron ini untuk remaja kali ya, makanya ratingnya gak terlalu tinggi. Sharenya masih stabil sih, di kisaran 10 sd15%. Iklannya juga banyak, sampai banyak yang protes iklannya kelamaan. Harusnya mah bersyukur iklannya banyak, gak ada iklan nanti sinetronnya dibungkus emangnya pada mau?

Berikut beberapa scene favorit saya 😀

Sebetulnya ada banyak, tapi gak mungkin juga semuanya saya tarok di sini. Kalau mau lihat langsung meluncur aja ke link yang saya kasih di atas 🙂

Oya, saya nemu forum yang bahas sinetron ini di Lautan Indonesia. Yang mau baca-baca boleh ngintip ke sini , sini, dan disini. Saya suka aja baca-baca review di sana, lucu 😀 .

Semoga sinetron ini tetap mempertahankan kualitasnya. Cerita jangan dibikin muter-muter kayak sinetron yang lain cuma untuk mempertahankan umurnya di tv. Tapi jadi sedih ni, ada gosip sinetron ini mau dibungkus. Plis RCTI, sinetron bagus begini jangan dibungkus cuma karena rating rendah, plis ya.

Iklan

Penulis: mayang koto

Crafter and gardener

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s