mayangkoto

my story, my life

Sewing Time : Gusset Pouch & Dompet Dampit

3 Komentar

Saya kan sudah ikut kursus online di mbak umi dan mbak anna. Di mbak umi belajar membuat dompet dampit. Sama mbak anna belajar membuat gusset pouch. Sabtu malam akhirnya saya eksekusi dompet dampitnya mbak umi. Setelah sebelumnya ke pasar dulu cari resleting uk 5. Ada 6 video yang dishare mbak umi. Yang saya kurang paham itu di bagian akhir video 5 dan video 6. Setelah nonton berulang kali akhirnya baru ngeh. “Ooh ini mesti dibeginiin to” hehehe. Karena pakai busa angin jadi ada drama-drama juga. Awalnya langsung jahit outer sama busa anginnya gitu aja. Ternyata fatal akibatnya. Melar sana-sini. Jadi jelek banget hasilnya. Dedel, habis itu kain dan busa angin dijepit dulu pakai fabric clip. Baru dijahit, dan hasilnya jauh lebih baik. Tipsnya, lebihkan ukuran busa angin dari ukuran outer. Ntar kelebihan busa anginnya bisa dipotong kalau sudah selesai dijahit.

Akhirnya menjelang tengah malam selesai juga ini dompet. Cuma pas jadi kok hasilnya jadi memanjang begini ya. Kayaknya saya salah catat ukurannya deh😆 . Pas saya kasih liat ke mama dan ayah keesokan harinya, eh diketawain. Dibilangin ini tu kampieh (tas tempat menyimpan daun sirih). Ya iyalah bentuknya memanjang gitu, gak ada mirip-miripnya sama dompet.

Minggu siang saya kerjainlah gusset dompetnya mbak anna. Karena sebelumnya merasa sudah bisa menjahit busa angin, maka dengan pedenya nambahin busa angin untuk si guseet pouch ini. Padahal sama mbak anna gak disuruh pakai pelapis apapun. Dan ternyata pas dibikin itu busa anginya menyusahkan sekali ><. Perjuangan banget deh menjahitnya, dari yang jarum mesinnya cuma jalan ditempat alias sepatu gak bisa jalan karena terhalang  busa angin yang terlalu tebal. Innernya tidak ikut terjahit. Kalau gak terjahit terpaksa ulang jahit, kalau enggak kan jadinya nanti bolong. Untuk si gusset pouch ini pakai teknik krukupan (selimut). Pakai teknik membalik juga, hanya saja inner dan outer nantinya jadi menyatu. innernya jadi gak kedodoran gitu. Awalnya dulu ps mbak anna pernah share cara teknik selimut ini di grup. Saya masih belum paham waktu itu. Sekarang saya sudah mengerti dan ternyata gampang dan mengasyikkan sekali teknik selimut ini😀

Jelek banget jadinya, gak rapi. Berkerut di sana sini. Tapi tetap senang karena berhasil menjahit sesuatu yang baru😀 . Ini pouch cocok juga sepertinya dipakai sebagai cosmetic pouch😀

Oiya sedikit tips dari saya. Kalau merasa belum akan rapi  menjahit seperti saya, maka untuk menjahit gunakan saja bahan yang murah meriah seperti saya😀 . Untuk dua proyek di atas saya menggunakan katun sprei untuk outernya. Murah lo, semeter cuma Rp.28.000,-. Lebarnya kira-kira 240cm. Sayang kalau langsung pakai bahan bagus  hahaha. Untuk innernya untung saya dapet doorprize kain. Jadi kainnya bisa digunakan untuk proyek ini. Trus tinggal beli resleting. Semeter cuma dua ribu lima ratus hehehe. Kalau gak pakai pelapis juga gak apa apa sih. Cuma jadinya hasil jahitan kita melambai gitu. Gak bisa kokoh gitu hehehe

Sekian dulu cerita menjahit saya kali ini. Next mau bikin zetaya pouchnya mbak umi. Happy Sewing🙂

Penulis: mayang koto

Crafter and gardener

3 thoughts on “Sewing Time : Gusset Pouch & Dompet Dampit

  1. dampit itu kembar ya…

    Suka

  2. Ping-balik: Round Cosmetic Bag | mayangkoto

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s