mayangkoto

my story, my life

Belanja di Situs Belanja Online

Tinggalkan komentar

Pasti udah pada tau ya. Kalo sekarang situs belanja online itu lagi menjamur di Indonesia. Ada lazada, tokopedia, mataharimall, bukalapak, olx, elevenia, blibli, dll (gak hafal semua πŸ˜€ ) . Biasanya situs-situs seperti ini adalah perantara antara penjual dan pembeli. Ada beberapa situs yang memang punya stok barang sendiri semisal lazada. Beberapa murni sebagai perantara saja, semisal tokopedia. Saya sendiri juga keranjingan belanja dari situs-situs seperti itu. Walaupun sejauh ini baru belanja di lazada, mataharimall, sama di tokopedia.Saat ini saya mau mereview pengalaman saya berbelanja di tiga situs tersebut πŸ™‚

Lazada

Sejauh ini, saya paling sering belanja di sini. Penyebabnya adalah gratis ongkos kirim hehehehe. Awal-awalnya saya beli barang dari luar negeri (biasanya dari tiongkok) yang dijual di lazada. Nah itu gratis ongkir loh, paling kena bea saja tiga ribu rupiah hehehe. Jadilah saya lumayan seneng belanja barang dari tiongkok di lazada karena gratis ongkir tadi. Pernah dulu beli set kalung sama anting perak dari bali di lazada, kena ongkir Rp.23.900. Ongkirnya waktu itu dipukul rata, pokoknya saya beli barang dari seller manapun di Indonesia, tetep kena ongkir Rp.23.900 . Nah saat ini, lazada sudah gratis ongkir pengiriman dari dalam negeri juga loh plus kalau mau retur barang juga gratis. Tinggal antar ke kantor pos. Jadi ya, saya tambah seneng deh belanja di lazada πŸ˜€
Kalau beli barang dari luar negeri, saya survei dulu harga barang di dalam negeri hehehe. Misal kalau harga barang di dalam negeri dijual 150k, di lazada dijual 100k ya diambil dong πŸ˜€ . Seringnya saya beli di lazada ini dulu alat craft sih. Soalnya kadang harganya jauh lebih murah dari pada di dalam negeri. Saya pernah beli roller foot (sepatu mesin jahit), waktu itu sedang diskon. Harganya jadi Rp.24.000 aja. Sementara di onlineshop harga kisaran 30k ke atas, lebih hemat kan πŸ˜€ . Oiya, harga barang di lazada ini fluktuatif banget (terutama barang dari luar negeri). Misal sekarang harganya seratus ribu, besok jadi 90 ribu, eh besoknya turun lagi jadi 80 ribu. Kan bikin kesel, tau gitu sabar menanti harganya turun deh. Yang kayak gitu udah sering banget kejadian di saya. Saya kirain udah murah, eh ternyata masih bisa lebih murah. Harap maklum ya para pembaca sama jiwa perempuan. Senengnya berburu barang dengan harga serendah-rendahnya πŸ˜† . Jadi jangan lupa bikin barang-barang incaran dimasukin ke wishlist Anda, pantengin harganya agak beberapa hari sekali. Ada pengurangan harga gak? kalo berkurang yuk dibeli, atau mau nunggu harga jadi lebih murah lagi juga silahkan πŸ˜€
Yang penting lagi adalah, selalu bandingkan harga di lazada ini dengan di situs lainnya. Karena harga barang di lazada ini ada yang berkali-kali lipat bedanya sama harga barang di situs lain. Barang yang sama, tapi harga di lazada lebih mahal, kan rugi πŸ˜€ . Biasanya sih saya bandingkan dengan harga di tokopedia. Tokopedia barangnya lengkap, seller banyak. Tinggal cari harga yang paling murah. Tambahin ongkir, trus dikira-kira mana yang paling murah. Kalau harga gak jauh beda mending beli di lazada. Alasannya nanti saya review di bagian tokopedia ya.

Satu lagi, rajinlah cek email kita. Karena lazada suka kirim email barang yang diskonnya lagi gede plus kalau ada kode voucher. Nah yang ini saya baru tahu beberapa hari ini. Nyesek juga, kalau tahu dari dulu kan bisa pake voucher diskon buat belanja. Lumayan voucher diskonnya, 5%; 10%; 15%. Walaupun ada barang yang gak bisa dibeli dengan voucher ini. Tapi keberadaan voucher ini lumayan membantu mengurangi harga kan πŸ˜›

Sejauh ini saya puas berbelanja di lazada. Barang yang dikirim sesuai dengan penampakan di webnya. Cuma pernah sekali beli fabric clip, katanya kuantitinya aprox 50 pcs. Itu kan berarti kira-kira isinya 50 pcs. Eh ternyata yang dikirim cuma 1 pcs doang. Saya komplain, disuruh balikin ke lazada. Saya mikir, ongkir udah kena berapa (waktu itu retur barang di lazada belum gratis). Harga barang cuma 25k. Ya udah deh diikhlasin aja

Sistem pembayaran di lazada ini ada banyak. Saya pakai cuma transfer atm. Tinggal transfer ke virtual accountnya lazada, pembayaran kita langsung otomatis dikonfirmasi πŸ™‚ . Cuma batas transfernya maksimal jam 24.00 di hari yang sama.

Mataharimall

Sudah 3 kali beli di sini. Sama dengan lazada, ongkirnya gratis tis tis tis πŸ˜€ . Pertama beli masker keluaran innisfree, harganya murah, gratis ongkir pula tu, langsung dibeli aja deh. Habis itu beli dvd, di Padang gak ada yang harganya di bawah 200k. Maklum habis lebaran, tongpes. Nyari yang low budget saja πŸ˜€ , dapat di mataharimall harga di bawah 200k, beli aja deh πŸ˜€ . Kemaren baru transfer buat tirai magnet anti nyamuk. Lihat di Lazada harganya 29 k. Di mataharimall cuma Rp.19.900. Pastinya beli di mataharimall aja dong ya πŸ˜› . Ini keuntungan selalu cek harga di situs lain sebagai pembanding terlebih dulu πŸ™‚ . Sejauh ini puas sih belanja di mataharimall. Sama seperti lazada, sistem pembayarannya banyak. Dan transfer via atmnya juga otomatis terkonfirmasi. Pas waktu ditransfer, waktu itu juga langsung dapat sms bahwa kita sudah melakukan pembayaran. Keren ya πŸ™‚ . Terus sama seperti lazada, rajin cek email. Biasanya email promosi diskon dari lazada dan mataharimall ini gak masuk ke email utama. Masuknya ke email promosi. Saya baru tahu beberapa hari ini ><

Tokopedia

Baru sekali belanja di sini. Kalau belanja di sini karena sellernya banyak, harganya kompetitif sekali hehehe. Jadi banyak deh yang ngasih tips untuk belanja di tokopedia ini. Katanya liat rate sellernya, banyak yang kasih rate bagus gak? Kalau ratenya bagus, biasanya sellernya terpercaya banget. Tapi jangan khawatir barang tidak dikirim. Karena kalau belanja di tokopedia, pembayaran baru diteruskan kepada seller hanya bila barang sudah sampai ke tangan pembeli dan si pembeli sudah melakukan konfirmasi kalau barangnya sudah sampai. Kadang ada pembeli yang tidak melakukan konfirmasi kalau barang sudah sampai. Kalau begitu otomatis 3 hari setelah barang diterima, uang akan diteruskan kepada seller. Terus kalau toko tidak aktif selama lebih dari 7 hari, ada peringatan dari tokopedianya. Supaya kita gak belanja barang dulu di toko tersebut. Nah sistem pembayaran kalau melalu transfer atm sedikit ribet. Karena harus melakukan konfirmasi secara manual. Harus masukin foto bukti transfer pula, tambah ribet. Trus pakai kode unik Pula. Misal total belanja kita Rp.100.000. Karena pakai kode unik Maka total yang harus kita transfer nantinya Rp100.321 misalnya. Nah yang Rp.321 ini nanti dikembalikan ke kita dalam bentuk saldo di akun tokopedia kita. Ibaratnya menabung gitu πŸ˜€ .

Kelemahannya, tokopedia ini ongkirnya gak gratis πŸ˜€ . Gratisnya pakai syarat dan ketentuan berlaku. Misal di bulan juni kemaren ada promosi gratis ongkir. Tapi minimal belanja 200k. Tapi musti pembelian via aplikasi di smartphone. Maksimal ongkir yang ditanggung sebesar 50k. No hp sudah diverifikasi. Banyak amat ya syaratnya πŸ˜€

 

Sekian dulu cerita pengalaman belanja saya di beberapa situs belanja online ternama di Indonesia. Semoga bisa menjadi referensi bagi Anda yang ingin berbelanja di salah satu situs tersebut. Happy shoping πŸ™‚

 

Iklan

Penulis: mayang koto

Crafter and gardener

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s