mayangkoto

my story, my life

BLT Anggrek

8 Komentar

Setelah sebelumnya saya mendapat BLT benih aneka jenis tomat dan bunga-bungaan, kali ini saya mendapat BLT anggrek dari grup fb Sahabat Berkebun. Untung saya belum kehabisan, soalnya kali ini hanya tersedia 20 paket anggrek saja. Saya kebagian urutan ke-17😀 . Udah ludes tu paket BLT anggrek sekarang, banyak yang masih belum kebagian. Mujur saya pagi tadi pas sampe kantor langsung buka FB, kalo gak mungkin bakalan gak kebagian deh hehehe. Anggreknya sudah dalam bentuk tanaman jadi, bukan berbentuk seed. Tapi mungkin masih kecil kali ya. Harga Rp.80.000,- untuk 3 jenis anggrek +1 bonus anggrek. Ketiga jenis anggrek tersebut adalah:

1. Epigenium triflorum
2. Bulbo biflorum
3. Bulbo lobii

Sedangkan anggrek bonus tidak disebutkan apa jenisnya. Harga tersebut sudah termasuk ongkir, surat karantina, petunjuk penanaman, dan packing. Saya gak tau seperti apa bentuk tanaman yang bakal dikirim, terus packingnya juga bakalan seperti apa. Baca-baca pengalaman BLT sebelumnya (saya gak kebagian BLT anggrek sebelumnya) , kalo kirim anggrek agak lama. Gak bisa setelah transfer uang trus barang langsung dikirim. Soalnya katanya anggreknya harus dikarantina dulu. Ok gak masalah, yang penting kebagian anggrek kan. Soalnya harga anggrek mahal kan. Yang gede sudah berbunga harganya di atas 70ribu loh. Makanya banyak yang naksir paket BLT anggrek di grup ini😀

Nah di saya kan yang penting saya dapet dulu paketnya. Habis itu barulah saya browsing segala tetek bengek tentang anggrek-anggrek yang barusan saya dapetin. Beberapa hasil penelusuran memberikan fakta yang sedikit mengejutkan buat saya. Bukan lebay sih, tapi memang rada bikin shock takut bikin anggreknya nanti malah mati😦 . Tapi ya sudahlah sudah kejadian ini, semoga di tangan saya anggrek-anggrek ini gak pake acara mati ya hehehe. Sekarang yuk mari kita cari tau tentang anggrek-anggrek ini beserta fakta yang tadi saya bilang agak mengejutkan saya hehehe

1. Epigenium triflorum

Berikut penjelasan dari wikipedia :

The orchid is endemic to the island of Java, in Indonesia. The epiphytic plants are found growing in large clumps on branches of large trees, in the mountains of Java at elevations of 1,000–1,800 metres (3,300–5,900 ft)

Ternyata ini anggrek endemik dari pulau jawa dan berjenis anggrek dataran tinggi. Bisa hidup di padang gak ya kira-kira?😦
2. Bulbo biflorum

Wikipedia says The Two-flowered Bulbophyllum (Bulbophyllum biflorum) is a species of orchid. This species was found in Java, Sumatra, Bali, Borneo, the Philippines and the Thai and Malaysian peninsula. The flower size is 7.5 cm long

Hidup mulai pada ketinggian 500m dpl. Kalo kata salah satu toko tanaman online anggrek ini hidup pada dataran rendah, butuh naungan, dan direkomendasikan untuk pemula. Semoga bisa beradaptasi dengan iklim padang ya
3. Bulbo lobii

Kalo kata wikipedia

The Lobb’s Bulbophyllum (Bulbophyllum lobbii) is a species of orchid, also known as Thailand Bulbophyllum or Sumatran Bulbophyllum. It was named for the plant hunter Thomas Lobb, who introduced it to England from Java in 1846

Sementara kalo baca dari blog orang ada yang bilang asalnya dari kalimantan, hmm

Kalo kata salah satu toko tanaman online, ini anggrek asalnya dari Jawa. Hidup pada dataran rendah, butuh naungan, dan direkomendasikan untuk pemula😀 . Semoga yang ini juga bisa bertahan hidup ya😀 . Saya juga baca-baca di yahoo grup ini yang termasuk gampang dipelihara, trus rajin berbunga. Semoga deh ya😀

Penulis: mayang koto

Crafter and gardener

8 thoughts on “BLT Anggrek

  1. Cantik ketiga anggreknya😀 . Semoga bertahan hidup ya, syukur2 malah klo dapat anakannya. Oh ya emang klo kirim2 tanaman antar kota di Indonesia perlu surat karantina juga toh?

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s