mayangkoto

my story, my life

Buku Sumatra Barat Hingga Plakat Panjang

2 Komentar

 

untitled

Well, aku udah lamaaaaaaaaa banget kepengen punya buku ini. Apa sebab? Karena buku ini merupakan referensi utama bagi penulis yang ingin menbuat artikel dll tentang budaya Minangkabau. Akhirnya aku nyari buku ini secara online, karena ini terbitan lama. Gak ada yang mo nerbitin ulang buku ini keknya. Jadilah aku harus berburu buku bekasnya. Akhirnya dapet juga di Stalinebook. Harganya disana Rp. 80.000,- di ol shop lain ada yang jual sekitar 40ribuan, sayang udah out of stock. Tambah ongkir Rp. 25.000, jadilah aku membeli buku itu. Buku ini kubeli dengan dukungan ayahku. Bukan dukungan dana, gini pas aku cerita ada yang jual bukunya rusli amran ini ayahku bilang belilah, jadi kubeli deh bukunya. Tapi ternyata buku ini tidaklah seperti yang kuharapkan

Well, tu buku nyampe rumah akhir september lo, tapi sampe sekarang bab I nya aja belom selesai kubaca. Why??? bukunya menggunakan gaya bahasa yang gak lugas. Agak menggunakan permainan kata-kata. Aku kalo baca buku tu maunya serius. Pokoknya kalo baca buku ini berasa gimana gitu. Mungkin penulisnya nulis kayak gitu supaya orang gak bosan baca buku sejarah. Tapi malah bikin kupuyeng baca bukunya. Awalnya aku penasaran banget ama buku ini. Segimana sih buku ini sampai kayaknya dijadikan referensi wajib bagi penulisan all about minangkabau culture n history. Tapi ternyata  setelah punya bukunya, aku kecewa. Ayahku juga ngritik buku ini. Kata ayah, penulisan nama tempat di Minangkabau menggunakan ejaan belanda, harusnya penulisnya menggunakan ejaan bahasa Minang, gitu kata ayahku. Alasannya menurutku mungkin karena buku ini merupakan bentuk penelitian kepustakaan. Sifat penulis disini hanyalah menjabarkan data-data sejarah Minangkabau yang tersimpan di Universitas Leiden. Menurutku dan ayah, penulis kurang dalam penelitian lapangan. Artinya penulisnya sekedar mengunjui tempat yang dirasa gampang dijangkau. Sepertinya penulisnya tidak datang sampai ke pedalaman Minangkabau, karena dari foto-foto pribadi yang di publish dibukunya sepertinya beliau tidak masuk ke pedalaman Minangkabau. Sehingga banyak kesalahan penulisan nama tempat di Minangkabau menurutku, contoh : Saruaso beliau tulis Suruaso, dan banyak kesalahan ejaan yang aku lupa catet.

Ya sudahlah ya, buku ini mengecewakan. Next ku mau beli buku sejarah sumatra karya Marsden sama buku karangan Dobbin. Moga ada rejeki ya 😀

 

Iklan

Penulis: mayang koto

Crafter and gardener

2 thoughts on “Buku Sumatra Barat Hingga Plakat Panjang

  1. Gimana kalo jual lagi bukunya mba? Aku beli.

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s